KICK OFF LUSI PUSAT KEUNGGULAN MUD VOLCANO DI DUNIA

 LULIB-LOGO

KAPITA SELEKTA KEGIATAN KICK OFF

LUSI PUSAT KEUNGGULAN MUD VOLCANO DI DUNIA 

Kunjungan Prof. Hasanuddin Abidin ke Lusi dan Pulau Lumpur
10 Oktober 2015
Slide12
Saat mulai meninggalkan Pelabuhan Tlocor
Foto Adi Bravo.
Perahu Fiber, menuju Pulau Lumpur
GRYPHON yang banyak berkembang di Zona Hawai utara Lusi, disatu sisi menambah keunikan Lusi di sisi lain bisa merupakan Jebakan terselubung bagi penjelajah Gunung Lusi termasuk Mobil.
Foto Hardi Prasetyo.
 Kunjungan Ke Zona Hawai, Utara Lusi
Kunjungan ke Pulau Lumpur benar-benar Keingingan dari Prof. Hasanuddin Z. Abidin pasca melihat tayangan yang sebelumnya diposting di FaceBook terkait Pulau Lumpur, BioDiversity WanaMina, GeoPark, Wisata Bahari.
Foto Hardi Prasetyo.
 Rangkuman Kunjungan ke Pulau Lumpur
Kebetulan Serba DUA: Semburan Lusi, Gunung Magmatik, Dua Gryphon dan Dua Profesor Ilmu Kebumian.
Foto Hardi Prasetyo.
 Serba Dua: Semburan Lusi, Gunung Magmatik Welirang-Penanggungan, Greyphons, dan Dua Profesor Ilmu Kebumian di Gunung Lusi
RANGKUMAN KICK OFF LUSI PUSAT KEUNGGULAN STUDI MUD VOLCANO DI INDONESIA:
KUNJUNGAN PROF. DR. Hasanuddin Hasanuddin Z. Abidin, Dekan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, dan mantan Wakil Rektor ITB, 10 Oktober ke LUSI dan Pulau Lumpur, menyaksikan langsung Perubahan Mendasar dan Paradigma Baru Penanggulangan Lusi ke depan yaitu:
1) GEOPARK LUSI
2) PUSAT UNGGULAN STUDI MUD VOLCANO DI DUNIA
3) TUJUAN WISATA KELAS DUNIA KE GEYSER LUSI DAN PULAU LUMPUR,
4) PEMANFAATAN LUSI UNTUK BERBAGAI KEPENTINGAN
Foto Hardi Prasetyo.
 Dari Dome Lusi ke Zona Nirwana (Utara Lusi)
Saat mulai meninggalkan Pelabuhan Tlocor
Pilot Perahu Fiber Amatir,
Namun sejak 2007 telah menghabiskan 2 Perahu Karet, menjelajah dari Pejarakan PAT ke Muara Kali Porong, saat Jalan Hotmix blum dibangun.
Foto Adi Bravo.
 Meninggalkan Pulau Lumpur
encana pada Musih Hujan ini akan dilakukan Pelatihan Pilot Perahu motor di Danau Besuki.
Kemarin Chandra Wilwateka memarankan CoPilot yang bagus, terutama saat mesin Yamaha 15 PK awalnya ngadat sering mati.
Foto Adi Bravo.
 Menjadi Pilot Fiber, sejak Tahun 2007, awal pengembangan Pulau Lumpur
GRYPHON yang banyak berkembang di Zona Hawai utara Lusi, disatu sisi menambah keunikan Lusi di sisi lain bisa merupakan Jebakan terselubung bagi penjelajah Gunung Lusi termasuk Mobil.
Foto Hardi Prasetyo.
 Daya tarik Gryphon di Utara Lusi
Dimensi Wilayah Penanggulangan Lusi (PAT) dan Aliran Kali Porong sampai ke Pulau Lumpur.
7 Oktober 2015 pertama kalinya diterapkan Terrestrial Laser Scanner 3-d TLS selanjutnya 9 Oktober menandai Kik Off:
LUSI PUSAT UNGGULAN STUDI MUD VOLCANO DI DUNIA
Foto Hardi Prasetyo.
 Dimensi Wilayah PAT dan Pulau Lumpur, Hasil Rekaman Citra 3-d Terrestrial Laser Scanner dihasilkan dari Tim Survei Fakultas Ilmu Teknologi Kebumian ITB.
PENERAPAN ILMU DAN PENGETAHUAN PENGINDERAAN JAUH:
Pertama Kalinya dapat dilengkapi Citra Satelit, LUSI DRONE, dan Teerrestrial Laser Scanner 3-d Long Range (1,5 km) oleh Tim ITB.
Kick Off Lusi Unggulan Studi Mud Volcano di Dunia
Foto Hardi Prasetyo.
Penerapan Teknologi Penginderaan Jauh di LUSI: Citra Satelit dan Helikopter, Citra diambil dari LUSI DRONE, Citra TLS 3-d
Ketika Peralatan TLS dengan Medium Range 1,5 km melakukan Pencitraan (scanning) Postur Lusi mud volcano, pertama kalinya diterapkan di Lusi.
Ke dapan akan dipadukan TSL, Citra LUSI DRONE, GPS dan InSAR.
Foto Hardi Prasetyo.
 Teknologi TLS pertamakalinya diterapkan di Lusi
7 Oktober Tim ITB memulai Pengambilan Data Terrestrial Laser Scanner di Zona Tower Reno.
Foto Hardi Prasetyo.
Pengambilan data Lapangan dikoordinasikan langsung oleh Dr. Heri Andreas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s