Resume Isu Aktual 2015: Pengendali Mekanisme Bencana Lusi

 

Resume  Evalusai Isu Aktual 2015:

Pengendali Mekanisme Bencana Lusi

 Dikontribusikan Oleh: Prof ® Dr. Hardi Prasetyo

Plt. Kepala BPLS

BERKENAAN DENGAN LUSI 9 TAHUN 29 MEI 2015

0000-isuaktual

Pembaruan Penafsiran Anatomi Lusi: Tingay (2015), Davies (2011), dan Mazzini (2011)

0000isuaktual2

Penampang Stratigrafi dan penafsirannya:

1) Penampang seismik refleksi dari Tingay (2015) merupakan penafsiran terbaru dari data lama.

Memperlihatkan line drawing dari satuan lapisan batuan. Dimana telah diusulkan pembaruan terhadap satuan batupasir volkanik menjadi satuan ekstrusi volkanik dan satuan Batugamping Formasi Kujung menjadi Satuan terumbu Formasi Prupuh.

Tingay telah menghasilkan pemodelan terhadap tekanan pori awal dengan implikasi bahwa volume dari batu lempung dari Formasi Kalibeng sebagai sumber semburan lumpur lebih banyak daripada perhitungan terdahulu (Istadi, 2009).

Demikian pula volume air di reservoir  Formasi Prupuh lebih banyak, daripada perhitungan oleh Davies 2011, dimana menghasilkan perkiraan panjang umur semburan 26 Tahun.

Sehingga disimpulkan bahwa panjang umur Lusi akan lebih lama, namun sudah mengikuti peta jalan pada tingkat semburan rendah lebih terkendali saat ini sekitar 10.000m3/hari, rata-rata 8 Tahun 30.000me/hari. 

2) Penampang seismik refleksi dan penafsiran dipublikasi Davies 2011, dengan penekanan memperlihatkan posisi sumber air pada reservoir Batugamping Formasi Prupuh dan sumber lumpur pada batulempung Formasi Kelibeng.

Perhitungan Davies terhadap volume air  dibagi flow rate menghasilkan panjang umur semburan Lusi 26 Tahun.

Pada penampang seismik yang telah ditafsirkan tersebut, Davies telah menunjukkan keberadaan Patahan di sekitar sumur Banjar Panji.

Sehingga memberikan implikasi antara lain terhadap upaya  menghentikan, antara lain dengan senjata Pamungkas, yaitu Relief Well. Dapat menimbulkan implikasi, keluarnya lumpur melalui bidang patahan.

3) Penampang Stratigrafi baru, Mazzini (2011) dipresentasikan pada Simposium Internasional Lusi dilaksanakan BPLS-HSF telah membuat kejutan dengan menyampaikan temuan baru:

a.  Lusi mud volcano merupakan sistem berkedudukan dalam (deep seated system), pada penampang ditampilkan keberadaan satuan serpih dari Formasi Ngimbang pada kedalaman >4000m, berada di bawah satuan Formasi batugamping Prupuh atau Kujung.

Selanjutnya Mazzini menyatakan bahwa gas dikeluarkan dari semburan Lusi yaitu termogenik, terutama dihasilkan oleh pemanasan sumber intrusi magma pada serpih Formasi Ngimbang.

Disimpulkan bahwa Lusi bukan sebagai mud volcano yang biasa atau umum (type mud volcano) tapi sebagai mud volcano yang khusus (Atype mud volcano), yaitu sebagai tuan rumah dari sistem hidrotermal dari gunung magmatik di selatannya (Welirang- Arjuno).

 Rincian Penampang:

Penampang seismik relfeksi dengan penafsiran geologi dari Tingay 2015:

0000isuaktual3

Batas satuan batuan diberi warna, dan diberikan informasi posisi kedalaan.

Sumur Banjar Banji diperlihatkan bersentuhan dengan puncak karbonat pada kedalaman 2834.

Zona tanpa pemantul (zone of no reflectors) umum dikenal sebagai wujut struktur pembubungan (piercement structure).

https://lh3.googleusercontent.com/OO4n_kPt-79iN3PnbH3iw77oSg7rZ38RjXIU26RWjYjM=w615-h461-no

 0000isuaktual4

 https://lh3.googleusercontent.com/kUvRhEU3bhI5x0KbsQ38ORbxx0sr_sePNFGfrvcp_ZyB=w615-h461-no

0000isuaktual5

 Sumber air dari 6 alternatif dengan tiga tipe: Meteorit, Ilitisasi mineral lempung dan hidrotermal.

  1. Sumber migrasi hidrotermal melalui bidang patahan, bersumber dalam,
  2. Fluida Proses hidrotermal dari Formasi Ngimbang
  3. Transformasi ilitisasi atau mineral lempung dari Formasi Ngimbang
  4. Fluida dari reservoir dari Formasi Prupuh atau Kujung, sebagaimana banyak di bahas Davies dan Tingay
  5. Transformasi mineral lempung dari Formasi Kalibeng, sebagaimana sejak awal dianut oleh Mazzini;
  6. Sumber dari permukaan.

https://lh3.googleusercontent.com/IXBBn54vLb7n1rzLl3f7HxbJxK1Tl6pwLfx7Zp4N_Q52=w615-h461-no

 0000isuaktual5

Pola pikir mekanisme semburan Geyser bersiklus?

 

Lusi Lab

00000isu8

https://lh3.googleusercontent.com/nxzS_wUQ9THoYuzIhcgGOWrCQm51Eho8WgfYtT3QoEUY=w615-h461-no 

LUSI LAB

https://sites.google.com/site/lusilibraryhardi2010/mazzini/lusi-lab-1

Lampiran: RINGKASAN LUSI LAB

PROGRAM LUSI LAB?

 

LUSI LAB suatu program Studi ilmiah yang komprehensif untuk lebih memahami pengendali mekinisme semburan Lusi :

LUSI LAB adalah sebuah program yang ambisius (ambitious project), dengan tujuan untuk lebih memahami pengendali mekanisme dari semburan Lusi mud volcano (better understand the mechanisms controlling the eruption). 

Ditempuh dengan melaksanakan studi multidisiplin secara terpadu pada bidang kebumian (kegempaan, volkanisme, geokimia dan pemodelan:

Tujuan dari LUSI LAB ditempuh dengan melakukan suatu studi multidisiplin, dimana menggabungkan disiplin Ilmu Kebumian yaitu seismologi, vulkanisme, geokimia dan pemodelan numerik (combining seismology, volcanism, geochemistry and numerical modelling).

Dimana menempatkan Lusi sebagai suatu yang  unik, serta suatu pusat keunggulan  laboratorium alam (Lusi as a unique as well as a centre of excellent of natural laboratory).

Hal ini karena kondisi-kondisi yang sangat mendukung yaitu aksesibilitas yang relatif mudah, kedudukan geologi, dan dengan skala yang besar (easy accessibility, the geological setting, and the vast scale).

Sehingga semburan Lusi merupakan suatu kesempatan belum pernah terjadi sebelumnya (the Lusi eruption represents an unprecedented opportunity).

Untuk melakukan studi dan pembelajaran dari dari suatu sistem semburan aktif yang sedang berlangsung (to study and learn from an ongoing active eruptive system).

Program LUSI LAB tidak hanya akan memberikan kontribusi untuk pemahaman yang lebih baik terhadap suatu struktur pembubungan dan Geohazards  (will not only contribute to a better understanding of piercement structures and the geohazards) yang  tampak.

Tetapi juga hal penting untuk  melakukan aksi mitigasi bagi masyarakat di daerah yang terkena bencana (to be important for mitigation actions and the society in the affected areas).

Hasil penting dan outcome yang diharapkan, antara lain:

Mengembangkan teknik-teknik baru dan suatu wahana yang dapat dikendalikan dari jauh (Develop new techniques and remote controlled devices), untuk mengumpulkan contoh dari sistem semburan aktif lainnya di seluruh dunia.

Yang sebelumnya belum pernah dapat diambil contohnya (to collect samples from other active erupting systems worldwide that have never been sampled before).

Mengurai proses-proses yang berlangsung di Lusi (Unravel Lusi processes) dengan melakukan pengambilan sampel yang pertama dan terbesar yang pernah dilakukan selama ini (by completing the largest and first ever attempted sampling campaign).

Dari suatu sistem semburan hidrotermal, dalam suatu cekungan sedimen (of an erupting hydrothermal system in a sedimentary basin).

Mengkuantitatifkan interaksi antara kegempaan (seismicity), patahan geser (strike slip faulting), magmatik dan vulkanianisme sedimen (magmatic and sedimentary volcanism).

Menghasilkan suatu model yang akurat dan dengan konstrain yang baik (Produce an accurate and well-constrained model) dari dinamika suatu struktur pembubungan berpulsa (dynamics of a pulsating piercement structure) yang dapat diberlakukan untuk kedudukan lain dan lokasi-lokasi semburan (can be applicable to other settings and eruption sites.).

Aspek sosial yang berkembang dari Lusi  sehingga mendesak akademisi untuk memulai, tanpa ragu-ragu (The social aspect that Lusi represents urge academia to initiate, without hesitation), melalui suatu studi yang  menyeluruh. 

Untuk menyediakan suatu prediksi yang dapat diandalkan, terhadap panjang umur dan perilaku semburan  Lusi. 

Disamping itu  melakukan perkiraan terhadap kemungkinan semburan  di masa depan (study to provide reliable predictions of Lusi longevity and behaviour and forecasting possible future eruptions).

Dalam konteks ini juga diharapkan adanya  klarifikasi secara ilmiah (we also hope there are a scientific clarification), dari hipotesis yang telah berkembang sejak awal, tentang kemungkinan berkembangnya  dua struktur pembubungan yang besar (big piercement structure), di dekat dengan lokasi Lusi saat ini.

Dalam hal ini sebagaimana  yang diusulkan oleh Tim Rusia.

Sumber dari Komunikasi tertulis dengan Dr. Andriano Mazzini, Team Leader LUSI LAB

SEARCH LUSI LAB:

EGU2014-12864 – CO Meeting Organizer

meetingorganizer.copernicus.org/…/EGU2014-12…

Author(s) 2014. CC Attribution 3.0 License. The LUSI LAB project: a platform for multidisciplinary experimental studies. Adriano Mazzini (1), Henrik Svensen (1), …

The LUSI LAB project: a platform for multidisciplinary …

adsabs.harvard.edu/abs/2014EGUGA..1612864M – Terjemahkan laman ini

oleh A Mazzini – ‎2014

Title: The LUSI LAB project: a platform for multidisciplinary experimental studies. Authors: Mazzini, Adriano; Svensen, Henrik; Hensen, Christian; Scholz, Florian; …

The mysterious Lusi eruption: the origin of water and future …

ads abs.harvard.edu/abs/2013EGUGA..1511936M

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s