Seri GeoPark, 12 Nov. 2015

LULIB-LOGO

 

 

Potensi Fenomena LUSI  Sebagai  GeoHeritage
Untuk  Pengembangan  GeoPark

Disampaikan  pada Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Solusi Permasalahan Sektor ESDM di Provinsi Jawa Timur

Dr. Hardi Prasetyo Plt. Kepala,

Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo

Kantor BPLS, 12 November 2015

Slide1

Keterangan Gambar (1-2):

Kiri atas: Alumni SMA 6 Bulungan, Kebayoran Baru Jakarta dipimpin Bapak Kuswono Suweno (mantan Kepala BPKP), tahun 2013 telah melakukan kegiatan Reuni di Gunung Lusi, Zona Himalaya (Utara Lusi).

Untuk pertama kalinya Rombongan diangkut dengan kendaraan Roda empat (Rekor Muri).

Kanan bawah: Kompleksitas wilayah kerja BPLS dari Peta Area Terdampak (PAT), di Luar PAT, sampai ke wilayah aliran Kali Porong dari outlet PAT sampai ke Pulau Lumpur di muara.
Postur Lusi berdasarkan Citra Google Earth Juli 2015 dan Citra Terrestrial Laser Scanner (TLS) diambil 9 Oktober 2015.

Tengah Bawah: Tahun 2011, Ir Andiani dari Badan Geologi mengunjungi Gryphon Osaka yang terkenal, dianugrahi oleh Lusi Library sebagai Srikandi Lusi No.1

Panorama luar biasa dari semburan Geyser Lusi, menjadi salah satu Daya tarik utama Kunjungan GeoWisata Lusi. 28 Desember 2014, Menteri PUPR telah menyampaikan arahan Lusi ke depan sebagai GeoPark Lusi, dengan situs utama Geyser Lusi, yang analogi dengan Geyser Yellow stone national Park di USA.

GEOPARK LUSI 2015 GO

LUSI DIARAHKAN MENUJU GEOPARK
Presentasi di KESDM Maret 2015, di Pemprov Jatim 15 September 2015

Slide2

 

Slide3

Keterangan Gambar (3-4):

Dari Lusi Dome Dengan Ucapan Terima Kasih Warga PAT kepada Presiden RI

3a) Tidak terbayang Mobil RI-1 akan parkir di Dome Lusi;

3b) Sulit dipercaya dua Motor Gede (Moge) sebagai forereader RI-1 dengan demikian Gagah sampai di Dome Lusi;

3c) Mayor Jendera (Almarhum) Sunarso selaku Kepala Bapel BPLS menjemput Presiden RI-1 dari kendaraan RI-1;

3d) Mayor Jendera (Almarhum) Sunarso selaku Kepala Bapel BPLS mengiringi Bapak Presiden RI menuju ke lokasi upacara di Dome Lusi.

Slide4

4. Permasalahan Mendasar Sosial Kemasyarakatan di PAT

4a) Tim Khusus BPLS “Camping” di Zona Siring, untuk antisipasi esok harinya untuk pertama kalinya Warga PAT akan memblokade wilayah kerja BPLS.

Sehingga perlu dipastikan keamanan masyarakat dari potensi bahaya aliran Lusi yang tidak terkandali. Dilanjutkan dengan evakuasi peralatan kerja BPLS di dalam PAT;

4b) Rekaman sejarah, aset BMN di dalam PAT yang mengalami tindakan anarkis.

4c) Segitiga Permasalahan Mendasar di PAT.

Lapindo mengalami krisis finansial, sehingga tidak dapat melaksanakan penuntasan pembayaran sisa Jual Beli tanah dan bangunan warga PAT.
Warga PAT setelah menunggu lebih 6 Tahun, belum tuntas menerima pembayaran Jual Beli tanah dan bangunan dengan skema Cash and Carry Uang muka 20% dan sisanya 80%,
BPLS tidak menjadi tuan rumah di wilayah kerjanya sendiri, karena diblokade oleh warga PAT sampai skenario anarkis terhadai aset BMN

4d) KONDISI KRITIS DIHADAPI BPLS:

ALTERNATIF PEMECAHANNYA, judul presentasi pada Menko Kesra, upaya mendapatkan solusi masalah mendasar.

Slide5

Keterangan Gambar (5-6):

5a) Peta Geologi dan sebaran mud volcano di Jawa Tengah dan Jawa Timur (termasuk LUSI) dan Hikayat Mud Volcano Purba
Lusi mud volcano yang lahir dan berkembang di Sidoarjo, tidak sendirian. Terdapat sekurang-kurangnya 15 fenomena mud diapir dan mud volcano di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

5b) Seri GeoPark Lusi

Awang Satyana menulis Bencana Geologi dalam “Sandhyakala” Jenggala dan Majapahit.
Hipotesis erupsi gunung lumpur. Historis berdasarkan Kitab Pararaton, Serat Kanda, Babad. Tanah Jawi; Folklor Timun Mas; Erupsi Lusi; dan Analisis Geologi Depresi Kendeng-Delta Brantas.
Sebagai Cultural Diversity mendukung GeoPark Lusi

Slide6

6: Hidup Harmoni dengan Bencana Kebumian Lusi mud volcano

Suatu ikon menggambarkan Lusi yang indah dan menarik namun masih bertenaga, sebagai suatu kekuatan Mesin Bumi kita yang luar biasa!

Slide7

Keterangan Gambar (7-8):

Gambar 7:
Satu minggu yang luarbiasa dan saya berharap dapat segera untuk kembali ke LUSISusan Norie, Minggu 08 Novemer 2015, SurabayaSusan Norie Artis/Sutradara dari Sydney Australia, dengan 2 Kameramen dari Jepang.

a) Dengan Bike to Work Lusi di Zona Siring (barat Lusi) untuk memulai perjuangan cukup berat paa cuaca siang hari dengan panas yang ekstrim akan mengitari Kaldera Lusi, didukung 2 Cameramen Profesional dari Jepang. Didukung tim Bravo dari BPLS.

b) Tidak terbayang di PAT Lusi bisa menggunakan Fiber Boat untuk mengelilingi Danau Glagaharum (timur laut Lusi);

c) Berada di Pulau Lumpur menyaksikan BioDiversity khususnya Sistem WanaMina (Wana=Bakau, Mina=Budidaya Ikan).

d) Bersama dua cameramen dari Jepang sangat beruntung karena dapat mengabadikan suatu adagan yang jarang terjadi, dimana secara beberapa jam Semburan Sulung dan Bungsu sangat kompak menontonkan simponi alam semburan geyser dengan diawali mud kick dan struktur bunga lumpur.

e) Susan Norie, Artis merangkap Sutradara, mengarahkan dua Cameramen untuk mengabadikan fenomena satu-satunya di dunia,

Dimana kapal keruk digunakan untuk mengelola lusi dipermukan dengan mengalirkan ke outlet Kali Porong, selanjutnya dengan energi bebas yang dimilikinya sendiri mengangkut ke Palung Dalam dari Selat Madura.

 

Slide8

Gambar 8:
Satu minggu yang luarbiasa dan saya berharap dapat segera untuk kembali ke LUSI USULAN LUSI MENJADI GEOPARK UNESCO Pokok-Pokok Testimoni Susan Norie:

GeoPark Lusi sebagai suatu yang luar biasa dan merupakan resolusi yang kokoh.

Lusi berlokasi di dekat Bromo, berhubungan dengan volkanik Arjuno-Welirang, dan dekat surabaya, sehingga menciptakan suatu lokasi geologi internasional yang unik untuk riset ilmiah. Relevan Lusi sebgai Pusat Unggulan Studi mud volcano Internasional.

Dimensi lain Lusi dengan warisan budaya (Culture Heritage)Candi mewakili Kerajaan Kuno dan hikayat lumpur pada masa lalu:
Lusi ciptakan mitos dan lagenda cerita masyarakat setempat:

Menyaksikan keragaman hayati sepanjang Kali Porong dan Pulau Lumpur

Menyaksikan pariwisiata budaya yang bernilai (cultural tourism)

Testimoni LUSI menjadi bagian Jaringan GeoPark Internasonal dan UNESCO, pandangan progresif tentang planet kita dan masa depan berkelanjutan

Slide9

Keterangan Gambar (9-10):
Gambar 9:
Profesor Dr Hasanuddin Z. Abidin dan Doktor Heri Andreas dari Fakultas Ilmu Kebumian ITB, 10 Oktober 2015 mengunjungi Lusi dan Pulau Lumpur.
Rangkaian Foto berada di Zona Hawai (Utara Lusi) dengan Ikon Semuanya Serba Dua:

Dua semburan Gyser Lusi Sulung (29 Mei 2006) dan Lusi Bungsu (8 April 2010) yang berkembang di busur belakang dari sistem Busur Sunda;
Dua gugusan gunung magmatik Welirang dan Arjuno, berkembang pada bagian utara dari busur depan (fore arc region) dari sistem Busur Sunda;
Dua Gryphon yang indah.
Dua Profesor Kebumian berada di zona Hawai, Utara Lusi.

Sekembalinya dari kunjungan ke Lusi dan Pulau Lumpur menandari Kick Off Lusi sebagai Pusat Keunggulan Studi Mud volcano Internasional (9 Oktober 2015) menulis beberapa kesan dan pesan yang ditempatkan pada media sosial FaceBook:

CATATAN TERSISA DI FACEBOOK KUNJUNGAN ke LUSI
PROF. DR, HASANUDDIN ABIDIN, mantan Wakil Rektor, Dekan FITB ITB
KE LUSI 10 Oktober 2015

Alhamdulilah Sabtu kemarin sempat Blusukan di kawasan Lumpur Sidoarjo bersama Waka BPLS Prof. Hardi Prasetyo dan Timnya.

Sampai juga di pulau Lumpur di muara Kali Porong.

Blusukan yang mencerahkan baik dari aspek ilmiah maupun aspek keadaban Sosial

Kalau dikembangkan dengan baik Lusi bisa menjadi Pusat Penelitian Mud Volcano berkelas Dunia.

Disamping itu kesatuan geosistem Lusi – Kali Porong – Pulau Lumpur bisa menjadi obyek GeoWisata alam yang menarik dan edukatif.

Semoga Pemerintah RI dan juga PemProv Jatim bisa melihat peluang-peluang yang dapat juga ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat ini.
Amiin YRA

Slide10

Slide11

Keterangan Gambar (11-12):

Gambar 11:
The Golden Time 2015 “Dana Antisipasi” suatu Solusi yang holistik Masalah Sosial Kemasyarakatan di dalam PAT, sehingga diarahkan Lusi ke dapan sebagai GeoPark.

a) Lahirnya BPLS pasca Timnas PSLS, dengan Perpres 14/2007 tentang BPLS dimana PAT 22 Maret 2007 dimensi wilayah pembagian tugas Pemerintah dan Lapindo;

b) Uji Materi UU APBN 2013 di Mahkamah Konstitusi, dengan amar Putusan diterima, Pasal yang diuji tidak mempunyai kekuatan  hukum “Sepanjang Tidak Dimaknai….”;

c) Pemerintah Memaknai dengan Menggulirkan Dana Antisipasi pada APBN 2015, pada 28 Desember 2014 Menteri PUPR (Selaku Ketua DP BPLS) menyampaikan arahan Lusi ke depan menjadi GeoPark dengan situs unggulan Geyser Lusi;

d) Dimensi Wilayah Kerja BPLS yang komplek dari waktu ke waktu:
1) PAT (2007), 2) di luar PAT (2008-2013), 3) Normalisasi Kali Porong dari hulu ke hilir di Muara, 4) Relokasi infrastruktur umum dan energi ke barat PAT, dan 5) Wilayah Kontrak Kerjasama Blok Berantas terdiri dari lapangan produksi gas alam Tanggulangin, Curat, Wunut, dan Prospek Banjar Panji-1

Gambar 12: Peta Perjalanan Menuju GeoPark Lusi

28 Desember 2014: Arah Kebijakan GeoPark Lusi
Dr. Ir. Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR selaku Ketua Dewan Pengarah BPLS, pasca mengumumkan Dana Antisipasi 2015 sebagai solusi mendasar masalah sosial kemasyarakatan Bencana Kebumian Lusi.

Menyampaikan arah kebijakan Lusi ke depan sebagai GeoPark, dengan situs unggulan semburan Geyser Lusi mud volcano terbesar di dunia, analogi dengan Geyser di Yellow Stone National Park, di USA

Slide12

Aktualisasi Paradigma Baru Penanggulangan Lusi dari Bencana menuju Pemanfaatan ke depan, dengan Pilar utama:

  • Wilayah Penanggulangan Lusi menuju GeoPark;
  • Lusi mud volcano yang terbesar di dunia, sebagai Pusat Keunggulan Studi mud volcano di dunia;

Pemberdayaan Potensi Institusi dan Ahli Kebumian Nasional;

  • Lusi sebagai Pelajaran Berharga Penanggulanga Bencana Kebumian yang paling unik dan komplek di Dunia,
  • Semburan Geyser Lusi dan Pulau Lumpur sebagai Tujuan Wisata alam (GeoTourism) dan wisata hijau (Green Tourism) di Dunia;
  • Lusi mud volcano secara sistem dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan:

Lumpur:  Ekstraksi kandungan Jodium (Farmasi), Litium (Batu Bateri), Garam tradisional, Bahan bangungan, Bahan keramik, Pemanfaatan untuk mud spa (Kesehatan),

Air: mandi air panas (seperti Ciater, di Jabar)

Lusi-Hidrotermal dalam Gunung Penanggungan:  Energi hijau terbarukan panas bumi berskala kecil

Slide16

Keterangan Gambar (14-15):
Gambar 14.
Penjajakan: Peta Perjalanan Menuju GeoPark Lusi
Maret 2010: Pada Simposium Internasional Bencana Alam di kampus UGM, BPLS (Prasetyo)
Dideklarasikan Perubahan Mendasar Bencana Kebumian Lusi, menuju Paradigama Baru Dari Kontrobersi ke Solusi dari Bencana ke manfaatan, termasuk penjejakan Lusi menjadi GeoPark;


Tahun 2012: Evaluasi BPLS Badan Geologi KESDM,
Terbuka peluang Lusi sebagai Geopark dengan dukungan Biodiversity Pulau Lumpur dengan Karifan Lokal (CultureDiversity) dari WanaMina (Wana=Bakau, Mina=Budidaya ikan, dan Pemberdayaan Masyarakat).


Gambar 14:
Perencanaan Tata Ruang Beraspek Geologi Kawasan Porong-Sidoarjo. Sebagai Desain Awal Bagi Pengembangan GeoWisata dan Kemungkingan Pembanguangan GeoPark. Disajikan oleh Ir. Andiani, Ir. Andiani, Ir. Indra Badri dari Badan Geologi KESDM.

Pendukung: Peta Perjalanan Menuju GeoPark Lusi

8 September 2015: Koordinasi BPLS dan Badan Geologi menindaklanjuti Arah Kebijakan ketua DP BPLS 28 Desember 2014:

15 September 2015: Kick Off GeoPark Lusi (Regional), PemProv Jatim, PemKab Sidoarjo menyepakati usualan Lusi sebagi GeoPark, didukung Institusi Utama Badan Geologi, KESDM dan BPLS. Merekomendasikan dibentuknya Tim Percepatan GeoPark Lusi.

12 November 2015: Pertemuan KESDM dengan Institusi terkait di Jatim, bertempat di kantor BPLS, dihadiri Ketua Pokja GeoPark Indonesia (Dr. Yunus).
Diharapkan dapat memfasilitasi Terbentuknya Tim Percepatan menuju GeoPark LUSI (TAMAN BUMI LUSI), sesuai ketentuan pengusulan suatu GeoPark tingkat Nasional.

Slide17

Gambar: 18
Dinamika Perubahan Lusi dari Waktu ke Waktu:

  1. 2006 Semburan Lusi yang merusak dengan mud kick tinggi ~50m,
  2. 2013, Semburan Geyser Lusi, petugas BPLS melakukan monitoring di dekat Kawah,
  3. 2013, semburan Geyser Lusi 3 titik dan aliran muntahan lumpur pekat tipe “aliran lava Hawai” di utara Lusi,
  4.  10 Oktober 2015, Profesor Abidin dan Prasetyo berada di Zona Kaldera Hawai diangkut dengan kendaraan roda empat.
    Tahap Awal : Peta Perjalanan GeoPark Lusi

 

Slide9

29 Mei 2006: Terjadi semburan lumpur panas di Sidoarjo (Lusi) dan masih berlanjut sampai hari ini.

Lusi Berkembang menjadi suatu Bencana Kebumian semburan mud volcano yang terbesar di planet Bumi dan penuh misteri asal mulanya, serta paling komplek dalam penanggulangannya.

Semburan Lusi mud volcano sudah tidak dapat dihentikan dengan teknologi yang ada, dan akan berlangsung lama.

Postur dan perilaku semburan Geyser Lusi, dengan intensitas telah mengalami perubahan mendasar dari semburan yang dahsyat dan merusak (violence and destuctive eruption) intensitas ~100.000m3/hari. Menjadi semburan lebih terkendali dengan intensitas < 50.000m3/hari.

Intensitas Deformasi Amblesan menurun dengan pola peluruhan eksponensial dan GeoHazard menurun signifikan.

Slide19

Slide20

Gambar 19) Dimensi Kewilayahan Penanggulangan Lusi yang komplek

Gambar 20) Perbedaan PAT dan Luar PAT suatu Pengendali Mekanisme Bencana Kebumian Lusi yang bergerak dari Hulu ke Hilir.

Slide21

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s